Kalkulator Margin dan Markup
Isi modal, lalu isi tepat satu dari harga jual, margin, atau markup. Dua lainnya dihitung otomatis.
Penjelasan singkat
Margin dan markup sama-sama mengukur laba, tetapi dengan pembagi berbeda, dan tertukarnya keduanya adalah kesalahan harga yang sering terjadi. Margin adalah laba dibagi harga jual. Markup adalah laba dibagi modal. Contohnya modal Rp70.000 dan harga jual Rp100.000 menghasilkan laba Rp30.000. Marginnya 30 persen karena 30.000 dibagi 100.000, sedangkan markupnya sekitar 42,86 persen karena 30.000 dibagi 70.000. Jika Anda ingin margin 30 persen tetapi memakai markup 30 persen, harga jual menjadi Rp91.000 dan laba lebih kecil dari yang direncanakan. Kalkulator ini punya tiga cara pakai: isi harga jual untuk mencari margin dan markup, isi margin untuk mencari harga jual, atau isi markup untuk mencari harga jual. Margin selalu lebih kecil daripada markup untuk laba yang sama, dan margin tidak pernah mencapai 100 persen. Gunakan hasilnya sebagai dasar menetapkan harga, lalu cek kembali dengan biaya penjualan dan pajak Anda.
Buat dokumennya
Alat lain: Kalkulator HPP dan Harga Jual, Kalkulator Titik Impas, Kalkulator Persentase.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang lebih baik dipakai, margin atau markup?
Keduanya benar asal konsisten. Margin berguna karena langsung menunjukkan porsi laba dalam harga jual. Markup mudah dipakai untuk menaikkan harga dari modal. Pastikan Anda dan pemasok memakai istilah yang sama.
Bagaimana mengubah margin menjadi markup?
Markup = margin / (1 - margin). Margin 20 persen berarti markup 25 persen. Kalkulator ini menghitungnya otomatis.
Mengapa saya harus mengisi tepat satu kolom?
Dengan modal dan satu dari tiga nilai itu, dua nilai lainnya bisa dihitung. Mengisi lebih dari satu bisa saling bertentangan.
Tanya via WhatsApp: 0821-5849-6008 (wa.me/6282158496008)